Scroll untuk melanjutkan membaca
BREAKING NEWS

‎LSM Seroenting Jaya Indonesia Akan Segera Layangan Kan Surat Ke kantor Desa Warakas Terkait Realisasi Dana Desa 2023-2024 Diduga Terindikasi Mark Up atau Fiktif dan Diduga Mangkir Oknum Pegawai Desa

 



Chaneltipikorbanten.com,- Serang Realisasi Dana Desa (DD) di Desa warakas Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang Provinsi Banten diduga terindikasi bermasalah. Dugaan mark up, Diduga program fiktif, hingga pemborosan anggaran diduga mewarnai laporan penggunaan DD sejak 2023 -2024.


‎Kamis (25-9-2025)


‎Hasil pantauan team anggota, Lsm Seroenting Jaya Indonesia Kab.serang bersama media cetak dan online langsung melakukan penelusuran investigasi di lapangan. "Salah satu nya Menyoroti Tajam terkait program-program ketahanan pangan pemberdayaan masyarakat milik desa Warakas, seperti Program ternak dan alat pertanian seperti pembelanjaan ternak kambing dan bebek beserta alat pertanian yang sudah di anggarkan dari dana desa pada tahun Yaitu ( Bantuan Peternakan) senilai Rp 9.710.000  dan Bantuan Hewan Ternak ( Kambing & Bebek) Rp 21.240.000


‎Bantuan Alat Pertanian Kepada Masyarakat senilai Rp 38.000.000 yang sudah di anggarkan apakah tepat sasaran atau ataupun tidak. didapati Bantuan ternak  yang kurang jelas pelaksanaannya dan keberadaan nya. Belum lagi program non fisik lainnya  dan proyek pembangunan milik desa diduga tidak sesuai spesifikasi mutu kualitas dan lain-lain



‎Hal tersebut aktivis Dpc Lsm Seroenting Jaya Indonesia Kab.serang bersama awak media cetak dan online didapati data desa warakas melihat data anggaran melalui website terdapat diduga ada yang ganjil antara laporan realisasi Dana Desa yang sudah disampaikan oleh Pemerintah desa Warakas

apakah terealisasi kan atau dugaan tidak tepat sasaran realisasi nya ataupun diduga fiktif .hasil pantauan team anggota investigasi Lsm Seroenting Jaya Indonesia bersama awak media. Terkait Realisasi Dana Desa pada tahun 2023 - 2024 Diduga Terindikasi Mark Up atau dugaan Fiktif dan juga pada hari senin Diduga Mangkir Kerja para oknum pegawai pemerintahan desa warakas.

diduga sangat jauh laporan tersebut Sejumlah program diduga tidak jelas pelaksanaannya, bahkan beberapa proyek pembangunan dinilai mubazir


‎Lsm Seroenting Jaya Indonesia dan awak media langsung menyambangi kantor desa Warakas, kecamatan binuang Senin pukul 13 : 15 Wib. untuk mengkonfirmasi kepala desa beliau tidak ada di tempat ruangan kerja. "Cuma hanya terlihat dilantai dua hanya satu pegawai staf desa warakas yaitu kasi pemerintahan saat di konfirmasi mengatakan, kegiatan DD Tahun  2024 untuk ternak kambing  dan alat pertanian ada atu tidak nya kami tidak tahu kami lupa tidak ingat 


‎Kalau tidak salah ada  untuk ternak kambing di berikan langsung oleh inisilal M di Kp Bojong RT dan Rw nya kami tidak tahu"beliau kalau tidak salah selaku ketua Poktan  Namun, saat dikonfirmasi lebih lanjut, ia mengaku tidak tahu nama ketua Gapoktan yang berada dikantor desa Warakas apa lagi  tidak tahu berapa jumlah nama Poktan berikut nama ketua poktan desa Warakas . Ucapnya

‎Sementara itu kasi pemerintahan menelpon kepala desa tak lama kemudian kepala desa datang menemui kami. terkesan ada yang aneh dengan kepala desa. Datang ke kantor desa hanya berpakaian kaos biasa, memakai sandal diduga tidak terlihat dalam keadaan sedang kerja terkesan dugaan mangkir, oknum tersebut"Padahal masih jam kerja pelayanan melayani masyarakat warga setempat dan terlihat juga gerak gerik kepala desa bahasa tubuh nya,terburu buru ingin melihat pertandingan sepak bola dugaan mementingkan kesenangan pribadi oknum kepala desa ketimbang bekerja untuk melayani pelayanan masyarakat warga setempat atau masyarakat publik


‎Selanjutnya Anggota investigasi Lsm Seroenting Jaya Indonesia berserta awak media langsung bergegas mencari tahu alamat kediaman rumah ketua Poktan yang di sebut kan oleh kasi pemerintahan desa apakah benar sesuai dengan ucapan nya ataupun tidak.saat ditemui dikediaman nya selaku ketua Poktan yang isu mendapatkan bantuan ternak kambing saat di konfirmasi oleh Lsm dan awak media ketua Poktan menyatakan, "Kami tidak pernah tahu soal kambing bantuan, yang ngurus juga siapa juga tidak tahu. Kalau soal alat pertanian juga tidak pernah lihat ada di mana dan bentuk nya seperti apa.Imbuhnya


‎"Lanjutan Ketua Poktan kami  tidak menerima sama sekali pemberian bantuan Ternak kambing dari pemerintah desa warakas apa lagi alat pertanian saya tidak mendapatkan bantuan dari tahun 2023 hingga 2024.


‎Sepertinya sama diduga Ketua pokta lainnya juga tidak mendapatkan bantuan ternak.dan alat pertanian juga." Ujarnya


‎Dalam hal ini Ketua Dpc Lsm  Seroenting Jaya Indonesia kab.serang Endang Yang di sapa Akrab sebutan aa oleh rekan Media menjelaskan kami sangat terkesan ada yang aneh dari keterangan kasi pemerintahan desa warakas saat di konfirmasi oleh team kami masa tidak tahu nama ketua Gapoktan dikantor desa nya sendiri ditambah tidak tahu juga nama nama ketua Poktan ada Berapa jumlah nama Poktan nya.


‎Masih sambungan aa mungkin juga tidak tahu fungsi sebagai kasi pemerintahan desa, lalu saat di konfirmasi tentang keberadaan siapa yang mendapat kan bantuan ternak kambing jawabanya dilihat sorotan mata nya sangat meragukan. Ternyata saat kami melakukan penelusuran investigasi didapati dilapangan tidak sesuai dengan jawaban yang di keluarkan oleh kasi pemerintahan tidak akurat 

Kami akan terus mencari informasi keberadaan kambing nya .Antara ada kambingnya atau diduga tidak ada kambing ya ataupun tidak dibelanjakan kambing tersebut alias diduga fiktif.Pungkasnya

‎Ia juga menambahkan Belum lagi program kegiatan yang lain nya yang sudah dianggarkan dari dana desa tahun 2023-2023 diduga mutu kualitas dan diduga tidak sesuai spesifikasi nya.


‎Banyaknya dugaan mark up atau diduga fiktif hingga mubazir buang  buang anggaran dari proyek pembangunan dan juga Diduga mengambil keuntungan sendiri ataupun diduga di korupsi berjamaah, kami akan Segera mengirimkan surat untuk kepala desa minta klarifikasi -konfirmasi terkait anggaran dana desa tahu,n 223-2024; dan terkait kejadian pada hari Senin pada Senin 

‎1) kanapa pa kades datang ke kantor desa mengunakan pakaian kaos biasa menggunakan sandal tidak menggunakan pakaian dinas di saat jam kerja Diduga tidak mementingkan kerja pelayanan melayani masyarakat setempat dan masyarakat publik 

‎ 2)  terkait penggunaan anggaran dana desa tahun 2023-2024 yang sudah dianggarkan di duga bermasalah tidak sesuai spesifikasi mutu khalitasnya dan diduga fikti.tepat sasaran ataupun tidak Tegasnya


‎(Siti Munawaroh)





Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar