Scroll untuk melanjutkan membaca
BREAKING NEWS

Diduga ‎Modus Pembelanjaan Ayam Petelur Dan Bibit jagung Dugaan Markup Dana Bumdes LSM ARBER Resmi Somasi Kepala Desa Taban

 ‎


Redaksi

chaneltipikorbanten.com

Tangerang-, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ARBER secara resmi telah melayangkan surat somasi kepada pemerintah desa setempat. Langkah tegas ini diambil menyusul adanya temuan dugaan penggelembungan anggaran (markup) bumdes dalam program pengadaan barang yang bersumber dari dana masyarakat/negara.

‎Berdasarkan hasil penelusuran tim investigasi di lapangan, LSM ARBER mendapati ketidakwajaran yang sangat mencolok pada rincian pembelanjaan barang. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pengadaan 600 ekor ayam petelur (usia 25 minggu) dilaporkan dengan harga Rp175.000 per ekor. Selain itu, ditemukan pula kejanggalan pada dua tahap pembelanjaan bibit jagung (tahap I: 25 kg seharga Rp170.000/kg; tahap II: 10 kg). Angka dan spesifikasi ini dinilai sangat tidak wajar serta jauh dari harga standar pasar.

‎Menanggapi temuan investigasi yang memprihatinkan ini, Ketua Umum LSM ARBER, Arsyad Boni, memberikan pernyataan keras. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menoleransi segala bentuk penyalahgunaan anggaran yang bersinggungan langsung dengan kesejahteraan masyarakat

‎Kami telah resmi melayangkan surat somasi kepada kepala desa. Ini bukan lagi sekadar dugaan kekeliruan administratif, melainkan indikasi kuat adanya penggelembungan anggaran yang mencederai amanah rakyat. Sebagai kontrol sosial, LSM ARBER menuntut transparansi dan klarifikasi utuh dari pemerintah desa terkait ketidaksesuaian spesifikasi dan harga ini."

‎Arsyad Boni juga menambahkan bahwa pihaknya membuka ruang bagi pihak desa untuk memberikan penjelasan, namun ia tidak akan segan membawa kasus ini ke ranah hukum jika somasi tersebut diabaikan.Imbuhnya

‎Kami memberi ruang untuk klarifikasi, tetapi jika somasi ini diabaikan dan tidak ada itikad baik untuk memperbaiki tata kelola ini, kami pastikan LSM ARBER akan membawa temuan ini ke aparat penegak hukum.

‎Uang rakyat sepeser pun harus dipertanggungjawabkan. Jangan jadikan program bantuan sebagai celah untuk memperkaya diri sendiri di atas penderitaan masyarakat," tegas Arsyad Boni menutup keterangannya.LSM ARBER berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini sampai tuntas dan memastikan transparansi penggunaan anggaran di tingkat desa berjalan sebagaimana mestinya.Ujar Ketua Umum arber Arsyad boni 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar